Sederhana, Hemat dan Disiplin
Hemat bukan ber-arti Pelit, Sederhana bukan ber-arti miskin, Dengan disiplin hidup dijamin tidak akan stresss
Hidup di jaman sulit begini, dimana semua kebutuhan pokok naik memang sungguh memberatkan hidup, tapi aku punya kiat-kiat khusus menghadapi realitas hidup ini ada tiga point yang utama:
Pertama:
Sederhana - Hidup sederhana bukan berarti miskin dan tidak beli/belanja apa-apa, tapi kita harus mampu memprioritaskan kebutuhan primer dan menomorduakan kebutuhan sekunder, (ya harus nahan napsu, gitu deh).
Kedua:
Hemat - Hemat bukan berarti pelit, hemat dalam penggunaan anggaran rumah tangga (tight bugedting) sangat perlu, dimana kita harus memprioritaskan keperluan-keperluan yang primer (seperti:kebutuhan dapur,Anak sekolah (walaupun anak gue sekarang baru 20 bulan belum sekolah, tapi udah nabung dari sekarang, orang jawa bilang idep-idepe nabung lah),bayar cicilan tepat waktu). hemat dalam penggunaan alat-alat rumah tangga (matikan lampu di siang hari yang tidak diperlukan, minimal mungkin penggunaan strika, dispenser, mesin cuci, komputer jika tidak terpakai sebaiknya di shut down)
Ketiga
Disiplin - Disiplin memang hal yang sulit untuk dilakukan jika tidak terlatih, aku hingga saat ini masih kesulitan dengan disiplin waktu, tapi alhamdullilah sekarang akhir-akhir tahun ini sudah mulai belajar dikit-dikit, terutama disiplin dalam pengeluaran keuangan rumah tangga, dimana mengutamakan yang kebutuhan primer terlebih dahulu dan juga tentunya disiplin dalam pembayaran kreditan.
Memang hidup itu hari demi hari ada proses pembelajaran, tapi jika ketiga itu dijalankan dengan baik insya allah tidak adak stress atau kekurangan keuagan tiap bulannya.
Oh ya ada mitos lagi, kalau kita menanam/memelihara tanama sri rejeki (latin:aglaonema) insya allah rejeki kita akan lancar, aku ada banyak nanam jenis sri rejeki ini, semakin rimbun daunya semakin banyak rejeki ku tapi tentunya diiringi dengan doa dan usaha, masalah diberikan rifki atau berkah itu urusan Allah S.W.T, lillahi ta’alla (bener yak gitu nulisnya).
October 14th, 2005 at 1:57 am
Setuju Kur, bukan disana aja yg pola hidupnya musti di”sesuaikan” disini juga sama aja… malahan kalo aku liat org Eropa kabanyakan hemat2 sehari2nya, kalo liburan aja keliatannya jor2an padahal sehari2nya irit & mrk rajin nabung, makan siangnya cuma sandwich!…